Rabu, 28 September 2016

PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA



Internet telah membuat revolusi baru dalam dunia komputer dan dunia komunikasi yang tidak pernah diduga sebelumnya. Beberapa Penemuan telegram, telepon, radio, dan komputer merupakan rangkaian kerja ilmiah yang menuntun menuju terciptanya Internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari pada alat-alat tersebut.

Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.
Internet itu sendiri berasal dari kata Interconnection Networking, yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan lainnya.

Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini menggunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.

Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada dan melayani daerah Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet. 
Anda bisa menggunakan fasilitas dari Telkom seperti Telkomnet Instan, speedy dan juga layanan ISP lain seperti first media, netzip dan sebagainya.

Internet memberikan banyak sekali manfaat, ada yang bisa memberikan manfaat baik dan buruk. Baik bila digunakan untuk pembelajaran informasi dan buruk bila digunakan untuk hal yang berbau pornografi, iformasi kekerasan, dan lain-lainnya yang negatif.

Internet ini memungkinkan pengguna komputer di seluruh dunia untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi dengan cara saling mengirimkan email, menghubungkan komputer satu ke ke komputer yang lain, mengirim dan menerima file dalam bentuk text, audio, video, membahas topik tertentu pada newsgroup, website social networking dan lain-lain.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Internet
1.Infrastruktur dan lingkungan institusi.
2.Kesamaan struktur (modernization dan postindustrialization).
3.Perdagangan dan Investasi Asing.
4.Pembangunan perkotaan (urban leadership).
5.Keberadaan-keberadaan industri.

INTERNET DI INDONESIA

Perkembangan internet di indonesia menjadi hal unik karena berbeda dengan negara lain yang perkembangan internetnya dipicu oleh penggunaan individual dan perusahaan-perusahaan besar. Sedangkan di indonesia dipicu oleh cafe atau warung internet seringdisebut warnet.

Secara umum akses internet publik terbagi menjadi tiga :
1. Tele center, contohnya akses internet di perpustakaan, biasanya gratis.
2. Warnet, berbayar  tergantung lama penggunaan internet.
3. Information access point, adalah terminal   untuk mengakses internet, untuk penggunaan  waktu yang singkat. Biasa tersedia di mall, bandara dan berbagai tempat publik.

Dari penelitian mengenai Indonesia ini didapat beberapa hal sebagai berikut :
- Antar warnet bergabung menjadi satu jaringan, untuk menekan biaya bandwith internet.
- Wiraswasta yang terjun dalam usaha warung  internet, berlatar   pendidikan IT atau setidaknya mempunyai kemampuan IT.
- Pengguna warnet sebagian besar merupakan orang muda.
- Lingkungan yang menjadi tempat bertumbuhnya warung internet berdekataan dengan fasilitas pendidikan, tempat rekreasi.

Indaktor utama dalam perkembangan internet di idonesia adah faktor ekonomi dan perkembangan masyarakat merupakan pengaruh yang besar dalam perkembangan internet.
Contoh perkembangan internet pada 3 bidang secara ekonomi yaitu :

Dunia perbangkan :

1. ATM Bersama secara online
2. Transaksi keuangan lewat internet
3. Meminjam uang lewat kredit
4. Pembayaran biaya listrik secara online

Dunia pendidikan :

1. Bisa melakukan pembelajaran secara online
2. Mencari bahan materi secara mandiri melalui online
3. Mengetahui perkembangan dunia dengan mudah
4. Mengembangkan kreativitas diri. Kita bisa berekreasi melalui internet.
5. Memperlihatkan karya hasil belajar kepada masyarakat bebas. Seperti mepublish karya kita sendiri dalam sebuah blog.

Ekonomi :

1. Meningkat kan penghasilan perusahaan karena bisa bertransaksi lewat internet
2. Lebih leluasa dalam mempublkasikan sebuah produk
3. Menghemat biaya karena biasanya internet gratis

Di setiap perkembangan pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Dalam perkembangan internet di indonesia memiliki kelebihan dan kekurangannya sebagai berikut.

Kelebihannya :

- Lebih cepat dalam hal pertukaran informasi bahakan hanya hitungan detik
- Lebih efeisien dikarenakan waktu yang digunakan lebih singkat
- Lebih luas sebarannya bahkan mencakup penjuru dunia
- Lebih lama dalam menyimpan data. Seperti menyimpan ke dala CD, flashdisk atau harddisk.
- Hemat biaya tidak memerlukan kertas dalm pertukaran informasi.

Kekurangannya :

- Kesempatan kerja makin sempit
- Berubahnya pola industrialisasi dunia
- Tekanan – tekanan ekonomi dari negara maju
- Penyalahgunaan seperti pornografi, pembajakan, atau perjudian.

KESIMPULAN : 
Dari contoh - contoh perkembangan internet di indonesia sudah sangat pesat. dari perkembangan itu memang sangat membantu ekonomis dan efektifitas negara indonesia. dikarenakan banyak sekali hal yang membantu bagi negara itu sendiri dapat kita lihat dari kemajuan teknologi negara indonesia. Namun masih banyak dampak negatif yang ada dalam perkembangan tersebut seperti pornografi, pembajakan, dan perjudian. yang saya harapkan keaman dalam dunia internet agar lebih diperketat sehingga mengurangi dampak negatif dari pengunaan internet itu sendiri.

sumber : http://sonifauzanm.blogspot.co.id/2015/10/makalah-tentang-perkembangan-internet.html

Kamis, 25 Agustus 2016

Definisi Manajemen Layanan Sistem Informasi

PENGERTIAN
 
ITSM (Information Technology Service Management, Manajemen Layanan Teknologi Informasi) adalah suatu metode pengelolaan sistem teknologi informasi (TI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan. ITSM merupakan kebalikan dari pendekatan manajemen TI dan interaksi bisnis yang terpusat pada teknologi. Istilah ITSM tidak berasal dari suatu organisasi, pengarang, atau pemasok tertentu dan awal penggunaan frasa inipun tidak jelas kapan dimulainya.

ITSM berfokus pada proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti TQM, Six Sigma, Business Process Management, dan CMMI). Disiplin ini tidak memedulikan detail penggunaan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang dikelola, melainkan berfokus pada upaya penyediaan kerangka kerja untuk menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan TI dan interaksi antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi.

ITSM umumnya menangani masalah operasional manajemen teknologi informasi (kadang disebut operations architecture, arsitektur operasi) dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri. Contohnya, proses pembuatan perangkat lunak komputer untuk dijual bukanlah fokus dari disiplin ini, melainkan sistem komputer yang digunakan oleh bagian pemasaran dan pengembangan bisnis di perusahaan perangkat lunak-lah yang merupakan fokus perhatiannya. Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang berperan penting, walaupun tidak terpapar langsung kepada konsumennya.
Sesuai dengan fungsi ini, ITSM sering dianggap sebagai analogi disiplin ERP pada TI, walaupun sejarahnya yang berakar pada operasi TI dapat membatasi penerapannya pada aktivitas utama TI lainnya seperti manajemen portfolio TI dan rekayasa perangkat lunak.

Kerangka Kerja Sistem Informasi

Kerangka kerja ini akan memberikan gambaran area-area utama pengetahuan sistem informasi bisnis yang dibutuhkan oleh praktisi bisnis. Sebagai seorang manajer atau seorang praktisi bisnis, tidak harus menyerap semua pengetahuan ini.


1. Konsep-konsep dasar
Konsep dasar keprilakuan, teknis, bisnis, dan manajerial termasuk mengenai berbagai komponen dan pernanan sistem informasi. Contohnya meliputi konsep sistem informasi dasar berasal dari teori sistem umum

2. Teknologi Informasi
Konsep-konsep utama, pengembangan dan berbagai isu manajemen teknologi informasi, meliputi hardware, software, jaringan, manajemen sumber daya (data) dan teknologi berbasis internet.


3. Aplikasi Bisnis
Penggunaan utama dari sistem informasi untuk operasi, manajemen dan keunggulan kompetitif. Aplikasi teknologi informasi dlam bidang fungsional bisnis seperti pemasaran, produksi, dan akuntansi serta aplikasi perusahaan lintas fungsi seperti manajemen hubungan dengan pelanggan dan perencanaan sumber daya perusahaan (Enterprise resource planning-ERP). Aplikasi e-commerce yang kebanyakan digunakan perusahaan untuk membeli dan menjual berbagai produk di internet.  

4. Proses Pengembangan
Bagaimana para praktisi bisnis dan pakar informasi merencankan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi untuk memenuhi peluang bisnis. Metodologi pengembangan siklus hidup pengembangan sistem dan pendekatan prototype untuk pengembangan aplikasi bisnis, juga memahami berbagai isu bisnis yang terdapat dalam pengembangan SI.

5. Tantangan Manajemen
Tantangan untuk secara efektif dan etis mengelola teknologi informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan dan global dalam bisnis. Tantangan keamanan dan berbagai isu manajemen keamanan dalam penggunaan teknologi informasi.