Kamis, 01 Oktober 2015

AUTOBIOGRAFI


 
Saya Rahmat Ramdani saya lahir dibekasi pada tanggal 1 februari 1995 saya juga besar di bekasi, saya anak ketiga dari tiga bersaudara. Ayah saya bernama muhammad ishak dan Ibu saya bernama Tuti Sumiati. Kaka saya yang pertama Perempuan bernama Cut Ida, dan yang kedua laki-laki bernama arif fajar. Ayah saya kelahiran aceh dan ibu saya kelahiran garut.

Pada saat 5 tahun saya mulai masuk dunia taman kanak-kanak, disana saya mulai belajar memahami apa itu belajar. Dan buat apa belajar. Hal yang paling saya ingat sampai sekarang pada saat disuruh memyebutkan bulan sesuai uratannya saya tidak bisa. Dan teman teman pun tertawa. Makan dari itu saya tau arti belajar.

Pada saat 7 tahun saya memasuki dunia sekolah dasar. Saya bersekolah di sekolah dasar negeri 02 bekasi pada kelas satu saya mulai memperkenalkan. Dan pastinya mata pelajaran yang baru lebih banyak dari pada di taman kanak kanak. Saya mulai belajar matematika apa itu penjumlahan pengurangan perkalian dan pembagian. Pada saat belajar bahasa indonesia saya paling suka pas disuruh bacain puisi, tapi suka pada bagian menertawakannya. Sepulang sekolah biasanya saya dan teman-teman tidak langsung pulang biasanya kami bermain bola dahulu. Pada saat kelas 3 sd saya mulai belajar namanya prakarya. Pada saat itu kami disuruh membuat prakarya dari tanah liat dan saya membuat gajah tanpa belalai karena pada bagian belalai selalu patah. Ya pada jaman sekolah dasar untuk prestasi saya hanya mendapat 10 besar dan sampai sekarang malah menurun. Pada saat kelas 5 sd saya udah mulai cari uang buat jajan dengan cara mengojek payung. Kalau tidak hujan saya biasanya bantu bantu tetangga di percekatakan miliknya. Disitu saya mulai hobi cari uang. Pada saat lulus sekolah dasar pasti ada yang namanya perpisahan. Pada saat perpisahan saya berpariwisata ke daerah ciater. Setiba disana kami langsung ketempat pemandian air panas. Disana kami menginap di penginapan dengan acara malamnya pelepasan murid murid. Dan berbagai acara dari muridnya sendiri. Seperti tari-tarian, bernyanyi, pusi, dan sambutan dari guru guru. Pada pagi harinya kami melakukan games kekompakan. Selesai bermain games kami prepare checkout pulang. Keesokan harinya setelah nilai keluar saya mulai mencari sekolah menengah pertama dengan kaka saya.

Saya masuk sekolah menengah pertama umur 12 tahun dan saya bersekolah di sekolah menengah pertama negeri 3 bekasi. Disekolah menengah pertama saya mulai tahu yang namana ipa dan ips itu terbagi menjadi setiap bagian. Misalkan ipa ada biologi, kimia, dan fisika. Sedangkan ips ada sosiologi, sejarah, dan geografi. Disetiap pelajaran itu mebahas pada bindangnya masing masing. Saya mulai terbiasa dengan pelajaran itu semenjak teman sebangku saya orang yang berprestasi. kami sepulang biasanya mengerjakan tugas berkelemok karena soal soalnya lumayan rumit untuk dikerjakan sendiri. Beranjak ke kelas dua keadaan rumah saya sudah ngga kondusif ayah saya selalu bertengkar dengan ibu saya. Dan akhirnya mereka pisah. Pada saat itu saya mulai memikirkan apa arti kekeluargaan saya mulai tidak fokus pada sekolah. setelah kejadian itu saya kembali ke dunia kerja saya mulai bantu bantu di studio foto tetangga saya. Namun saya selalu memikirkan masa depan saya dan saat itu juga teman teman disekolah suport untuk sekolah lagi. Akhirnya saya sekolah sampai jam 1 sepulang sekolah saya langsung ke studio tetangga saya untuk bantu bantu disana. Akhirnya saya mulai kembali fokus pada study saya pas kelas 3 dan saya sudah tidak pernah kestudio teangga saya. Akhirnya saya lulus dan mulai melanjutkan ke jenjang pendidikan yang selanjutnya.

Saya masuk bangku sekolah menengah atas pada saat umur 16 tahun, saya bersekolah di sekolah menengah atas negeri 10 bekasi, pada bangku sekolah ini saya mulai merasakan jenuh dengan pelajaran, yang dikarenakan pelajaran yang rumit dan tugas pun tak henti henti. Pada bangku sekolah menengah ini saya mulai mengerti arti persahabatan dari yang baik ada maunya, sampai yang diem diem tapi cinta. Kehidupan di sekolah menengah atas memang hal yang paling rumit untuk dilupakan. Saat sekolah menengah atas saya mulai bermain cinta pada saat itu saya mulai menyukai seseorang, namun orang tersebut cuek sekali dengan saya. Entah malu malu suka atau dia memang tak suka. Tak perlu pikir panjang saya pun memberanikan diri dan menanyakannya. Dan kami pun jadi lebih dari sahabat. Saat kelas 2 ada penjurusan kelas dan saya ambil jurusan ipa, dikarenakan yang paling utama itu nilai mencukupi yang kedua karena saya suka pelajaran biologi. Namanya kelas ipa memang pelajarannya makin bikin pusing. Tapi saya optimis kalau saya bisa mengikutinya. Pernah ada kelas yang sampai kelebihan sampai jam istirahat karena memang materinya begitu banyak. Namun waktu itu saya lebih berbaur ke anak ips karena kebanyakan anak ips lebih seru dengan anak ipa kalau pas jam istirahat. Pada saat praktikum saya mulai menyukai pelajaran ipa tapi saat praktikum biologi. Disana saya praktek bedah dan melihat mikroorganisme menggunakan mikroskop. Dan disetiap tahun sekolah saya mengadakan kompetisi sepak bola karena anak ipa murid laki laki hanya pas pasan jadi tak banyak harapan untuk menjadi juara. Saat itu saya memiliki sahabat terdekat kami selalu bermain berempat mau pulang sekolah ataupun pas disekolah. kami pun memasuki waktu ujian negara dan tahun itu adalah tahun percobaan dengan 20 paket yang berbeda. Ujian negara kami pun tak seperti apa yang diharapakan. Mungkin karena itu tahun percobaan jadi kami lulus dengan nilai yang mencukupi saja. Setelah ujian negara selesai sekolah kami pun mengadakan perpisahan. Sebelum perpisahan tiba anak anak kreatif sekolah kami sudah membuat beberapa video dokumenter. Tentang tingak laku murid disekolah kami yang hasil akhirnya akan ditampilkan saat malem perpisahan sekolah. Sekolah kami mengadakan perpisahan ke daerah pangandaran. Kami disana selama 3 hari dua malam. Karena diperjalan yang terlalu lama saya mengalami drop atau sering disebut tidak enak badan. Saat perjalanan kami melakukan istirahat 2 kali untuk makan dan solat keperluan lainnya. Setiba di penginapan kami istirahat dan malamnya mengadakan acara perpisahan. Banyak murid yang memiliki keunggulan melakukan perform saat acara perpisahan. Ada yang bernyanyi, tari-tarian, baca puisi dan hasil video anak anak kreatif disekolah pun diputar. Selepas acara kami pun kembali ke kamar masing masing. Dan saya pun langsung tidur karena keadaan saya kurang mendukung. Sepagi harinya kami melakukan kunjunga ke tempat wisata green canyon. Saat itu kedaan terlalu ramai jadi tidak dapat menikatinya terlalu lama. Dan kami lanjut ke tempat penangkaran monyet yang ada guanya. Setelah selesai kami checkout dan balik menuju bekasi. Perpisahaan ini yang paling saya kenang karena teman teman saya sudah pada sibuk dengan urusannya masing masing termasuk saya dengan urusan saya. Jadi saya tau arti perpisahan pas sekolah menengah atas ini. Semua berkas berkas sekolah menengah atas pun keluar. Setelah masa sekolah selesai disini saya mengalami posisi yang membingung kan. Saya hobi kerja tapi saya harus kuliah karena manusia sekarang butuh title apalagi laki-laki seorang pemimpin.

Saya pun mencoba mencari beberapa kerjaan dan dapet di sebuah pusat pembelanjaan grosir. Saya ditempatkan dibagian gudang. Kerjanya ngcek ulang barang dari suplayer ke toko. Ini kerjaan pertama saya. Awal saya kerja saya masih banyak melakukan kesalahan dan senior saya memberikan arahan dengan baik. Lambat lau saya mulai terbiasa bekerja sendiri dan bisa menangani masalah sendiri. Saya bekerja umur 19 thn dan saat itu saya pernah dines ke daerah cirebon karena disan mau di buka atau grand opening jadi saya diperbantukan untuk mengajar kan karyawan karyawan disana. Saya disana selama seminggu. Saya menginap dihotel amaris cirebon. Dan saya pun memiliki beberapa teman baru dari bermacam daerah yang ditugaskan sama seperti saya. Kami pun menikmati beberapa ciri khas cirebon. Saat malam tiba saya dan teman teman bejalan jalan keluar dan mencoba yang namanya nasi jamblang. Seminggu pun usai hari terakhir kami mampir ketempat penjualan batik khas cirebon namanya batik trusmi. Setelah berbelanja oleh oleh kami checkout dan pulang ke bekasi. Setiba di bekasi saya melakukan aktivitas seperti hari hari sebelumnya bekerja. Lebaran pun tiba kalau pusat grosir itu pasti lagi ramai ramainya dan saya diperbantukan menjadi kasir disana. Selama dua minggu saya menjadi perbantuan kasir karena terlalu ramai sering terjadi yang namanya salah scan ada yang kelebihan scan atau kekurangan scan. Dan di adakan team control setelah kasir scan belanjaan cusmtomer. Saya pun pindah menjadi bagian cek setelah kasir. Dua minggu selesai saya kembali ke divisi sebelumnya. Hari hari pun berlalu dan tiba akhir tahun. Kalau setiap toko grosir ada yang namanya stock off name. Jadi kita ditugaskan untuk menghitung stock yang tersisa dan itu diadakan malam hari setelah toko tutup. Dan selesai pagi hari saat toko buka. Namanya grosir pasti ada aja barang yang kurang jadi toko grosir tempat saya bekerja mengalami kerugian. Pusat grosir tempat saya bekerja mengadakan promo akhir tahun dan saya pun membeli beberapa barang elektronik seperti tv, ac, dan home theatredengan harga yang sangat murah. Di tempat saya bekerja pun mengadakan gathering ke daerah bogor disana saya menghabiskan waktu bersama senior-senior saya. Dan acara malamnya pun yang paling ditunggu tunggu namanya dangdutan. Para manager langsung pada menyawer penyanyi dangdut tersebut. Sampai tengah  malam acara selesai. Kami istirahat dikamar masing masing. Keesokan paginya kami sarapan dan prepare untuk checkout dan kami tiba dibekasi. Setelah 6 bulan berlalu saya pun berniat untuk kuliah karena ditempat saya sistem kerjanya shift jadi saya minta untuk dapet shift pagi setiap kerjanya. Namun manager saya tidak menyetujui untuk seperti itu. Dan saya pun mencoba mencari info kerjaan yang bisa mengatur jam kerja. Ketika saya dapat info tersebut saya mencoba melamar di tempat kerja tersebut di daerah cibitung. Ketika saya mendapat panggilan saya langsung mencoba untuk mengatur semuanya. Karena posisi saya waktu itu masih bekerja jadi pertama saya mengurus surat resign atau pengunduran diri. Lalu saya menemui hrd ditempat kerja baru saya untuk mengadakan interview. Saya pun ditempatkan sebagai merchandiser sebuah produk. Disini saya bekerja dibagia lapangan jadi saya bisa untuk mengatur waktu kuliahnya. Tugasnya mengunjungi toko sebanyak 17 perhari dan tugas ditoko itu saya merapihkan produk perusahaan saya. Pendaftaran kuliah pun dibuka saya langsung mengurus semua berkas yang dibutuhkan. Setelah usai mengurus semua kebutuhan kuliah saya kembali fokus ke kerjaan saya yang baru. Disini saya ditempatkan di daerah bintara  sampai ke pondok kelapa. Pada saat saya baru masuk ke tempat kerja ini hal yang paling sulit itu menghapal area karena dilapangan itu yang paling utama hafal area. Hari-hari pun berlalu dan saya pun mulai memahami area saya sendiri. Saya meminta senior saya untuk mengijinkan saya jalan sendiri ke area saya. Dan saya pun terbiasa dengan kerjaan ini. Selama kerja dilapangan saya mengalami beberapa pengalaman dari yang baik mau yang buruk. Pertama saya selalu dapet nasehat dari para tuan toko tentang saya salah satu pemilik toko bilang “tidak apa apa kamu susah sekarang, insya allah hari tua kamu tidak sesusah masa muda kamu” dan dilapangan pun saya mengalami beberapa kali perkelahian, kalau dijalan panas panasan pasti enah kenapa selalu emosi. Namun banyak warga yang melerai dan saya mikir hal itu malah buang buang waktu saya. Dan sampai sekarang alhamdulillah tak pernah terjadi kejadian seperti itu lagi. 4 bulan pun berlalu pergeseran area pun tiba saya minta kepada supervisor saya untuk ditempatkan diarea yang dekat denga ruma dan saya memegan area perumnas 1 sampai kali abang.  6 bulan beralalu distributor tempat saya bekerja mengadakan family gathring ke daerah jogja selama 7 hari disana kami bertujuan untuk merefresh masalah masalah yang ada di tempat kami bekerja. Dan 7 hari pun usai kami kembali kebekasi. Dan kami mulai memasuki masa kuliah disana saya menemukan teman teman baru yang sudah pada hebat memiliki kerjaannya masing masing. Dan kami saling sharing tentang kerjaan kami, ada beberpa mahasiswa yang kompak dan yang egois bisa kehitung jari. Pada smester pertama saya memang mengalami beberapa kendala untuk mengatur waktu karena saya juga masih baru beberapa bulan di tempat kerja ini jadi kalau belum setahun belum dapat cuti. Jadi saya masih belum begitu sempurna nilai pada smeter satunya pada smester dua saya mulai bisa membiasakan dengan waktu kerja dan waktu kuliah dan akhirnya pada smester dua saya mengalami peningkatan di nilai. Pada smester tiga ini saya baru mengalami pergeseran area kerja yang tidak sesuai domisili tempat tinggal saya saya tinggal di daerah bekasi utara dan memiliki area kerja daerah jakarta timu sampai jakarta utara. Mudah mudahan pada smester tiga ini saya bisa mengatur waktu untuk masing –masing urusan dan sampai seterusnya. Hingga sukses menghampiri diri saya. Amiin.

Kebudayaan Indonesia




Indonesia merdeka pada tanggal 17 agustus 1945 terdiri dari sekitar 13.446 pulau tersebar dari sabang sampai marauke. Oleh karena itu indonesia disebut juga negara kepulauan. Dan setiap pulau di indonesia memiliki beraneka ragam etnis dan budaya. Kebudayaan nasional merupakan sebuah pengakuan atas beberapa budaya dari berbagai etnis sebagai identitas nasional atau gambaran identitas bagi sebuah bangsa. Budaya timur selalu bertentangan dengan budaya barat.

Definisi

Budaya merupakan salah satu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Unsur-unsur yang membangun sebuah budaya budaya antara lain bahasa, adat istiadat, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.
Jadi budaya itu suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak, dan luas.

Pengertian budaya menurut para ahli

Melville j. Herskovits dan Bronislaw Malinowski Mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Dan istilah pendapatnya adalah cultural-determinism

Edward burnett tylor kebudayaan merupakan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur- struktur sosial, religius dan lain-lain. Segala pernyataan intelektual, dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat

Selo soemardjan dan soelaiman soemardi kebudayaan adalah suatu sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat

Definisi dari pendapat para ahli kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak

Unsur-Unsur budaya

Bahasa
Bahasa alat suatu perwujudan yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi dan berhubungan, baik lewat tulisan, lisa, ataupun gerakan. Dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya.

Adat istiadat
Adat istiadat adalah suatu kebiasaan atau gaya hidup suatu daerah yang bersifat turun-temurun. Dan merupakan sebagai identitas sebuah daerah. Dan setiap daerah memiliki adat istiadat yang berbeda-beda.

Kesenian
Kesenian adalah suatu nilai yang mengacu pada nilai estetika/keindahan yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga.

Macam macam budaya di pulau jawa

a. Rumah Adat
  1. Jawa Tengah: Joglo
  2. Jawa Timur: Joglo
  3. DI Yogyakarta: Joglo
  4. Jawa Barat: Kasepuhan
  5. Bali: Natar
b. Tarian
  1. DKI Jakarta: Topeng dan Yapong.
  1. Jawa Barat: Bangbarongan, Bengberokan, Jaipongan, Tari Cikeruhan, Tari Topeng Cirebon, Tari Topeng Priangan, Kuda lumping, dan Reog (Sunda).
  1. Jawa Tengah: Ebeg, Topeng Ireng, Kuda lumping, Tari Topeng Sinok, Tari Topeng Brebes, dan Reog (Banjarharjo).
  1. Jawa Timur: Tari Remo, Kuda lumping, Reog (Ponorogo)
  2. Yogyakarta: Tari Golek Menak dan Kuda lumping.
  1. Bali: Joged Bumbung, Gambuh, Kecak, Legong, Sanghyang, Tari Bali, Tari Jangger, Tari Pendet, dan Tari Rejang.

Kebudayaan indonesia yang mendunia
 
1.      Tari pendet 
Tari pendet merupakan tari pemujaan yang banyak dipergakan di pura. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Perkembangan jaman tari pendet dijadikan “ucapan selamat datang” oleh para seniman di bali. 

2.      Batik  
Batik adalahteknik pembuatan corak menggunakan cantik atau cap dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak “malam” (wax) yang diaplikasikan diatas kain/bahan yang terbuat dari serat alami.

3.      Wayang
Wayang merupakan sebuah cerita kerajaan yang dipergakan oleh orang-orang yang memakai kostum atau disebut wayang orang, dan ada juga berupa sekumpulan boneka yang dimainkan oleh dalang disebut wayang golek/wayang kulit. 

4.      Rendang
Rendang adalah masakan tradisional bersantan dengan daging sapi sebagai bahan utamanya. Rendang juga menggunakan kelapa dan campuran berbagai bumbu khas indonesia.

5.      Angklung 
Angklung adalah alat musik tradisional indonesia terbuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada.

Budaya indonesia yang diklaim negara lain

1.      Rendang dari sumatera barat oleh oknum WN malaysia

2.      Lagu Rasa sayang sayange dari maluku oleh pemerintahan malaysia

3.      Tari reog ponorogo dari jawa timur oleh pemerintahan malaysia

4.      Lagu  Soleram dari riau oleh pemerintahan malaysia

5.      Alat musik gamelan dari jawa oleh pemerintahan malaysia

6.      Tari kuda lumping dari jawa timur oleh pemerintahan malaysia

7.      Tari piring dari sumatera barat oleh pemerintahan malaysia

8.      Tari pendet dari bali oleh pemerintahan malaysia.

Kesimpulan :
Sebagai warga negara bangsa indonesia kita harus berterima kasih pada pendahulu kita yang sudah menduniakan kebudayaan indonesia. Namun masih ada beberapa budaya kita yang diklaim maka dari itu kita sebgai genereasi selanjutnya memliki tugas menjaga dan mebuat bangsa indonesia lebih dipandang lebih dalam segi budaya.


Sumber refrensi :

Selasa, 16 Juni 2015

RANGKUMAN ILMU BUDAYA DASAR



MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya. Manusia menciptakan keseimbangan, keserasian, keselarasan antara sesama manusia dan antara manusia dan lingkungan.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab.
Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang hams dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari pebuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari peibuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain.


Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa .
B. MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
(a)     Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggug jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri Menurut sifat dasamya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga seorang pribadi.
(b)     Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluaiga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.
(c)     Tanggung jawab terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia hams beikomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan demikian manusia di sini mempakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dal am masyarakat tersebut Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya hams dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
(d)     . Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia hams bertanggung jawab kepada negara.
(e)      . Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung teihadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukuman-hukuman tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan..
 (a). Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab. Apabila orang bekeija keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga.

Manusia tidak ada dengan sendirinya, tetapi mempakan mahluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan. Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan, dan itu mempakan perwujudan tanggung jawabnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pengabdian kepada agama atau kepada Tuhan terasa menonjolnya seperti yang dilakukan oleh para biarawan dan biarawati. Pada umumnya mereka itu adalah orang-orang yang teijun di ladang Tuhan karena kesadaran moralnya, karena panggilan Tuhan.
(b). Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehinggaa pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung painrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.
Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kita membaca atau mendengaikan kotbah agama. Dari kisah para tokoh agama atau nabi, manusia memperoleh tauladan, bagaimana semestinya wajib berkorban.
Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesama kawan, sulit dikatakan pengabdian, karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya. Tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada sesama leman.
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada peijanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.
Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.

BAB X
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya,

Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, behwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tecapai.
(a)                Kecemasan obyektif
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya.
(b)               . Kecemasan neorotis (syaraf)
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah.
(1)     Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan. Kecemasan timbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri, atau takut akan id-nya sendiri, sehingga menekan dan menguasai ego. Kecemasan semacam ini menjadi sifat dari seseorang yang gelisah, yang selalu mengira bahwa seseuatu yang hebat akan teijadi.
(c)                . kecemasan moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang.Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain: iri, benci, dendam, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang.
Rasa iri, benci, dengki, dendam itu mempakan sebagian dari pemyataan individu secara keseluruhan berdasaikan konsep yang kurang sehaL Oleh karena itu sering alasan untuk iri, benci, dengki itu kurang dapat dipahami orang lain.
Sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji, bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut, cemas, gelisah dan putus asa. Misalnya seseorang yang merasa dirinya kurang cantik, maka dalam pergaulannya ia terbatas kalau tidak tersisihkan.
Apabila kita kaji, sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam.
Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama hams mulai dari diri kita sendiri, yaitu kita hams bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata im adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain.
Terasing atau keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama orang pemah mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tenm dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain.
Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan im ialah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang ada pada diri seseorang, sehingga ia tidak dapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.
Keterasingan yang dipaksakan oleh manusia lain dalam masyarakat misalnya, tidak simpati, tidak mau berurusan, tidak mau mendekati, tidak mempedulikan, memboikot, bahkan mengisolasi di pelaku.
Orang yang bersikap angkuh, sombong, besar kepala, tidak menghormati orang lain selalu akan tersisih dari pergaulan masyarakat, karena perilaku semacam ini tidak disenangi dan dibenci oleh masyarakat.
Kekurang yang ada pada diri seseorang dapat juga membuat keterasingan. Dalam hal ini bukan masyarakat yang membuat orang itu terasing, melainkan dirinya sendiri karena ketidak mampuan atau karena membuat kesalahan. Ketidakmampuan atau kesalahan ini beipengamh pada nama baik atau harga diri atau martabat orang yang bersangkutan. Ketidakmampuan disini meliputi kekurangan ilmu pengetahuan yang dimiliki ataupun ketidakmampuan fisik. Kurang ilmu pengetahuan ini disebabkan taraf pendidikannya yang belum sampai pada taraf tertentu yang dihadapinya sekarang. Dengan demikian orang yang bersangkutan tidak japat menyesuaikan diri dengan masyarakat ilmiah yang dihadapinya. Karena itu ia merasa gelisah, terasing.
Kesalahan yang dibuat seseorang juga dapat membuat orang itu dalam keterasingan, dan karena itu ia merasa gelisah.
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pemah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia, lama rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan kasus penyebabnya.
Sebab-sebab terjadinya kesepian
Bermacam-macam penyebab teijadinya kespian. Frustasi dapat mengakibatkan kesepian. Dalam hal seperti itu orang tidak mau diganggu, ia lebih senang dalam keadaan sepi, tidak suka bergaul, dan sebagainya. Ia lebih senang hidup sendiri.
Ketidakpastian tentang lulus atau tidak dalam ujian sarjana yang sudah lama ditunggu-tunggu membuat orang gelisah. lulus atau tidak lulus ujian saijana akan menentukan status atau karir seseorang dalam hidupnya. Ketidakpastian ini akan merugikan, karena status dari karir itu terancam. Karena ketidakpastian itu status yang telah ditetapkan oleh atasan menjadi hilang, berhubung ada orang lain yang lebih dulu memenuhinya.
Orang yang pikirannya teiganggu tidak dapat lagi berpikir secara teratur, apalagi mengambil kesimpulan. Dalam berpikir manusia selalu menerima rangsang-rangsang lain, sehingga jalan pikirannya menjadi kacau oleh rangsang-rangsang barn.
Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan pasti ialah :
1.        Obsesi
Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terns menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh penderita. Misalnya selalu berpikir ada orang yang ingin menjatuhkan dia.
2.        Phobia
Ialah rasa ketakutan yang tak terkendali, tidak normal, kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.
3.        Kompulasi
Ialah adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikeijakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa beikali-kali.
4.        Histeria
Ialah neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dan sikap orang lain.
5.        Delusi
Menunjukkan pikiran yang tidak beres, karena berdasarkan suatu keyakinan palsu. Tidak dapat memakai akal sehat, tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman.
6.        Halusinasi.
Khayalan yang teijadi tanpa rangsangan pancaindera. Dengan sugesti diri orang dapat juga beihalusinasi. Halusinasi buatan, misalnya dapat dialami oleh orang mabuk atau pemakai obat bius. Kadang-kadang karena halusinai orang merasa mendapat tekanan-tekanan teihadap dorongan-dorongan dasamya, sehingga dengan timbulnya halusinasi dorongan-dorongan itu menemukan sasarannya. Ini nampak dalam perbuatan perbuatan penderita. ( penderita itu dapat menyadari perbuatan itu, tetapi tidak dapat menahan rangsang khayalan sendiri)
7.        Keadaan Emosi
Dalam keadaan tertentu seseorang sangat berpengaruh oleh emosinya. Ini nampak . pada keselumhan pribadinya: gangguan pada nafsu makan, pusing-pusing, muka merah, nadi cepat, keringat, tekanan darah tinggi/lemah. Sikapnya dapat apatis atau terlalu gembira dengan gerakan lari-larian, nyanyian, ketawa atau berbicara. Sikap ini dapat pula berupa kesedihan menekan, tidak bemafsu, tidak bersemangat, gelisah, resah, suka mengeluh, tidak mau berbicara, diam seribu bahasa, termenung, menyendiri.
Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya. Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita. Andaikata penyebab sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu teijadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak atau peigi sendiri ke psikolog.
Bila penyebabnya itu jelas, misalnya rindu, obatnya mudah, yaitu dipertemukan dengan orang yang dirindukan. Phobia atau jenis takut bisa dilatih dari sedikit, sehingga tidak takut lagi. Orang takut ular, takut ulat yang berbulu, dapat disembuhkan karena dibiasakan dengan benda-benda tersebut.
Orang yang bersikap sombong atau angkuh bila mengalami musibah, bam berkurang kesombongannya, tetapi mungkin tidak. Andaikata mereka sadar, kesembuhan itu adalah karena pengalaman. Jadi yang menyembuhkan masyarakat sekitamya dan dirinya sendiri.

BAB XI
MANUSIA DAN HARAPAN
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan.
Harapan hams berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diii sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu teijadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat teijadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.
A.       APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?
Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah - tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah teijelma dalam did manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, bcrkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain.
Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.
Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bennacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada gads besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani
Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan kebeihasilan.:
a)        kelangsungan hidup (survival)
b)        keamanan ( safety )
c)        hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d)        diakui lingkungan (status)
e)        perwujudan cita-cita (self actualization)
Kelangsungan hidup (survival)
Untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang, ppangan dan papan (tempat tinggal). Kebutuhan kelangsungan hidup ini terlihat sejak bayi lahir.
Untuk mencukupi kebutuhan pangan, sandang, dan papan itu, maka manusia sejak kecil telah mulai belajar. Dengan pengetahuan yang tinggi harapan memperolleh pangan, sandang, dan papan yang layak akan terpenuhi. Atau tiap manusia periu kerja keras dengan harapan apa yang diinginkan : pangan, sandang dan papan yang layak terpenuhi.
Keamanan
Setiap orang membutuhkan keamanan. Sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir, dengan suara tangis, itu pertanda minta peiiindungan.
Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
Tiap orang mempunyai hak dan kewajibaa Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban. Karena itu tidak jarang anak-anak remaja mengatakan kepada ayah atau ibu. “Ibu ini kok menganggap Reny masih kecil saja, semua diatur!” Itu suatu pertanda bahwa anak itu telah tambah kesadaran akan hak dan kewajibannya.
Bila seorang telah menginjak dewasa, maka ia merasa sudah dewasa, sehingga sudah saatnya mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai. Pada saat seperti ini remaja banyak mengkhayal. Ia telah sadar akan keberadaannya. Pada usia itu, biasanya teijadi konflik batin pada dirinya dengan pihak orang tua. Sebab umumnya remaja mulai menentang sifat-sifat orang tua yang dianggap tidak sesuai dengan alamnya.
Status
Setiap manusia membutuhkan status. Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup. Harga diri orang antara lain melekat pada status orang itu.
Perwujudan cita-cita
Selanjutnya manusia berharap diakui keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangakatannya atau profesinya. Pada saar itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya.
C.       KEPERCAYAAN
Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaraa Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Ada ucapan yang sering kita dengar
-            ia tidak percaya pada diri sendiri
-            saya tidak percaya ia berbuat seperti itu atau berita itu kurang dapat dipercaya
-            Bagaimana juga kita hams percaya kepada pemerintah
Dengan contoh berbagai kalimat yang sering kita dengan dalam ucapan sehari-hari itu, maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran.
Ada jenis pengetahuan yang dimilik seseorang, bukan karena merupakan hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karena orang lain itu dapat dipercaya. Yang diselidiki bukan lagi masalahnya, melainkan orang yang memberitahukan im dapat dipercaya atau tidak.
Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu. Dasamya ialah keyakinan masing-masing.
Kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karcna ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya. Ia mempakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan.
Dalam tingkah laku, ucapan, perbuatan manusia selalu berhati-hati agar mereka tidak menyimpang dari kebenaran. Manusia sadar, bahwa ketidak benaran dalam bertindak, bemcap maupun bertindak dapat mencemarkan atau
Dr.Yuyun Suriasumantri dalam bukunya “filsafat Ilmu, sebuah pengantar Populer ada tiga teori kebenaran sebagai berikut :
1)       Teori koherensi atau konsistensi
Yaitu suatu pemyataan dianggap benar bila pemyataan itu bersifat koherensi atau konsisten dengan pemyataan-pemyataan sebelumnya yang dianggap benar.
Contoh : setiap manusia akan mati. Paul Manusia. Paul akan mati
2)       Teori korespondensi
Suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pemyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung pemyataan itu beikorenponden (beihubungan) dengan obyek yang dituju oleh pemyataan tersebut.
Contoh : Jakarta itu ibukota republik Indonesia
3)       Teori pragmatis
Kebenaran suatu pemyataan diukur dengan kriteria apakah pemyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.
Kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya pada diri sendiri pada hakekatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa. Percaya pada diri sendiri, menganggap dirinya tidak salah, dirinya menang, dirinya mampu mengeijakan yang diserahkan atau dipercayakan kepadanya.
2.         Kepercayaan kepada orang lain
Percaya kepada orang lain itu dapat berupa percaya kepada saudara, orang tua, guru, atau siapa saja. Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya terhadap kata hatinya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau tertiadap kebenarannya. Ada ucapan yang beibunyi orang itu dipercaya karena ucapannya.
3.         Kepercayaan kepada pemerintah
Jelaslah bagi kita, baik teori atau pandangan teokratis ataupun demokratis negara atau pemerintah itu benar, karena Tuhan adalah sumber kebenaran. Karena itu wajarlah kalau manusia sebagai warga negara percaya kepada negara/pemerintah.
4.         Kepercayaan kepada Tuhan
Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. Kepercayaan itu amat penting, karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan Tuhannya. Bagaimana Tuhan dapat menolong umatnya, apabila umat itu tidak mempunyai kepercayaan kepada Tuhannya, sebab tidak ada tali penghubung yang mengalirkan daya kekuatannya. Oleh karena itu jika manusia berusaha agar mendapat pertolongan dari padanya, manusia harus percaya kepada Tuhan, sebab Tuhanlah yang selalu menyertai manusia.
Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha itu bergantung kepada pribadi kondisi, situasi, dan lingkungan. Usaha itu antara lain :
a)        meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
b)        meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c)        meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya
d)        mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang beriebihan
e)        menekan perasaan negatif sepeiti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.
BAB I
TINJAUAN TENTANG
ILMU BUDAYA DASAR
Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari. Hal ini periu, karena dirasakan kekurangan pada sistem pendidikan kita, baik pada tingkat menengah, maupun pada tingkat perguruan tinggi. Tanpa memungkiri banyak faktor-faktor lain yang menyebabkannya, salah satu yang penting adalah sistem pendidikan kita. Para lulusan perguruan tinggi kita kurang mempunyai tempat yang sama untuk berpijak.
Jadi secara singkat dapatlah dikatakan bahwa setelah mendapat mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memperlihatkan :
1.          Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi disekitamya dan di luar lingkungannya, menelaah apa yang dikerjakannya sendiri dan mengapa
2.          Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sehari-hari.
3.          Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutnya untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-nilai tersebut untuk dirinya sendiri.
4.        Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.
Latar belakang IBD dalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut :
1.        Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan primordial, kesukuan, dan kedaerahan.
2.        Proses pembangunan yang sedang berlangsung dan tcmsmenerus menimbulkan dampak positif dan negatif bempa teijadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya.
3.        Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini mempakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi-segi positifhya, juga memiliki segi-segi negatif..
Ilmu budaya dasar mempakan salah satu komponen dari sejumlah mata kuliah dasar umum (MKDU) yang mempakan mata kuliah wajib di semua perguman tinggi, baik yang sifatnya eksakta maupun yang non eksakta.
Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana yang beikualifikasi sebagi berikut :
1.        Beijiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengamalan nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai saijana Indonesia.
2.        Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa teihadap pemeluk agama lain.
3.        Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan baik sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, maupun pertahanan keamanan.
4.        Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya, maupun lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan serta didalam pelestariannya.
Secara sedertiana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
1.        Ilmu-ilmu Alamiah ( natural science )
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dal am alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi . Hasil penelitiannya 100 % benar dan 100 % salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2.        Ilmu-ilmu Sosial ( social science )
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dal am hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil penelitiannya tidak mungkin 100 % benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb.
3.        Pengetahuan budaya ( the humanities )
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pemyataan-pemyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Pcristiwa-pcristiwa dan pemyatan-pcmyataan itu pada umumnya terdapat dalam tulisan-tulisan., Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.
1.        Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang barn, terutama untuk kepentingan profesi mereka
2.        Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.        Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat.
4.        Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memilki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.


1.        Berbagai aspek kehidupan yang selumhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ( The Humanities )
2.        Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jam an dan tempat. Dalam melihat dan menghadapi lingkungan alam, sosial dan budaya.
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah :
-           Manusia dan  cinta kasih
-           Manusia dan  keindahan
-           Manusia dan  penderitaan
-           Manusia dan  keadilan
-           Manusia dan  pandangan hidup
-           Manusia dan  tanggung jawab serta pengabdian
-           Manusia dan  kegelisahan
-           Manusia dan  harapan.
Kedelapan pokok bahasan itu termasuk dalam karya-karya yang terccakup dalam pengetahuan budaya. Perwujudan mengenai cinta, misalnya, terdapat dalam karya sastra, tarian, musik, filsafat, lukisan, patung dan sebagainya. Masing-masing pokok bahasan dapat didekati dengan baik menggunakan cabang-cabang pengetahuan budaya secara sendiri-sendiri maupun secara gabungan cabang-cabang tersebut.
Karya-karya apa saja yang akan dipergunakan tergantung pada banyak keadaan, antara lain pada persediaan karya yang ada. Dalarn membicarakan pokok bahasan manusia dan cinta kasih, misalnya, yang tersedia sajak percintaan, tarian dua burung yang sedang bercinta, rekaman lagu tentang cinta. Semua karya tersebut dapat dipergunakan.
Suatu karya mungkin saja mengungkapkan lebih dari satu masalah. Karena itu satu karya mungkin saja dipergunakan untuk lebih dari satu pokok bahasan. Sebuah cerita pendek misalnya, dapat saja mengungkapkan masalah penderitaan, keadilan, dan pandangan hidup sekaligus. Karya semacam itu dapat juga dipergunakan untuk satu pokok bahasan saja, berdasarkan masalah apa saja yang paling menonjol dianatara masalah lain di dalamnya.
Ilmu budaya dasar bukan ilmu sastra, ilmu tari, ilmu filsafat dan lain ilmu yang terdapat dalam pengetahuan budaya. Ilmu Budaya Dasar hanya mempergunakan karya-karya yang terdapat dalam pengetahuan budaya untuk mendekati masalah-masalah kemanusiaan dan budaya.